Arkea penyuka garam
Halobacterium salinarum · Salt-loving archaeon

Tentang
Arkea yang hidup di air sangat asin, jauh lebih asin daripada air laut.
Fakta singkat
- Nama ilmiah
- Halobacterium salinarum
- Nama Inggris
- Salt-loving archaeon
- Kelompok
- Arkea
- Makanan
- Menyerap zat makanan
- Habitat
- Lingkungan ekstrem
- Ukuran
- ± 2–6 mikrometer.
- Pengamatan di iNaturalist
- 28
Apa yang dimakan?
Zat organik; juga memanfaatkan cahaya dengan pigmen ungu bernama bakteriorodopsin.
Di mana hidupnya?
Tambak garam, danau garam, dan ikan asin.
Tahukah kamu?
Arkea seperti ini membuat kolam penguapan garam tampak merah muda hingga kemerahan.
Klasifikasi
- Kerajaan: Archaea
- Filum: Halobacteriota
- Kelas: Halobacteria
- Ordo: Halobacteriales
- Famili: Halobacteriaceae
- Genus: Halobacterium
- Spesies: Halobacterium salinarum
Ringkasan Wikipedia
Halobacterium salinarum merupakan arkaea ekstrem halofilik, yang artinya dapat hidup pada kadar garam tinggi. Selain tahan terhadap kadar garam tinggi, mikrob ini juga tahan terhadap radiasi kadar tinggi, dan dapat tinggal dalam kristal garam selama ribuan dan jutaan tahun. Arkaea ini banyak ditemukan pada ikan asin, salt lake, dan kristal garam kuno. Mikrob ini akan berwarna merah atau pink pada medium agar-agar karena mengandung pigmen karotenoid.
Sumber: Wikipedia (CC BY-SA 4.0).
Materi terkait
Spesies lain: Arkea
Sumber data
Teks kartu ditulis tim Biotaloka (CC BY-SA 4.0). Taksonomi dari GBIF Backbone Taxonomy (GBIF 7357253); foto, nama umum, dan status konservasi dari iNaturalist (taksa 362804).